Tuesday, April 05, 2011
2
Bercerai Gara-gara Kecanduan HP Blackberry (BBM & Online terus)!!!..
Mungkin ini cerita penting bagi yang kecanduan BBM dan Onle-nan setiap hari dan mengabaikan beberapa waktu nya berharga dalam hidupnya , bisa membuat malas kerja , mengabaikan orang disekitarnya bahkan mengabaikan waktu untuk keluarga sendiri ...........
Aplikasi BBM maupun internet bagi yang bisa mempergunakan dengan bijak tidaklah se-ironi kejadian ini bahkan bisa membuat orang menjadi update dan tidak gaptek
Berikut adalah kisah yang diceritakan teman dari temanku yang dia dapat entah dari mana yang jelas ini layak untuk diceritakan  .........Temanku berkata:...

"Cerita ini kudapat dari tanteku. Kisah nyata ini terjadi di kantor tanteku. Suami i...steri yang merupakan kenalan tanteku ini, usianya masih 20an dan menikah di tahun 2008 akhir. Sebut saja namanya adalah Ani dan Budi.

Sejak masa pacaran, Ani dan Budi tergolong tipe anak muda yang menyukai gadget. Ani mengelola sebuah blog miliknya, sedangkan Budi berkecimpung di pekerjaan dunia IT. Setiap ada gadget baru muncul, Ani dan Budi biasanya paling cepat memiliki dan menguasai cara pakainya.

Ani di kantor tanteku dikenal suka mengajari teman-teman cewek yang gaptek untuk menggunakan HP smartphone, BB ataupun cara menggunakan notebook dan komputer.

Semasa pacaran, Ani dan Budi (kebetulan Budi beda kantor) juga komunikasi melalui BBM setiap hari. Mereka terbilang aktif sekali di BBM dan komunitas BB, bahkan

Ani menjadi moderator mengelola beberapa grup BBM.

Ani jugalah yang membuatkan Grup BBM untuk komunikasi dengan teman2 kantornya, serta mengajari atasannya cara menggunakan BBM. Kesamaan minat itu akhirnya membuat mereka menikah.

Pernikahan Ani & Budi cukup meriah dan banyak yang menyelamati pasangan pecinta gadget tersebut. Tanteku juga hadir dan mendoakan mereka. Hampir 1,5 tahun setelah pernikahan..Ani akhirnya buka suara pada Tanteku," Kak, aku mau cerai sama Mas Budi.."

Dengan kaget, Tanteku bertanya.."Kenapa ni?" Akhirnya Ani buka suara. "Selama ini, kalau kubilang aku lagi wi-fi-an di kafe menunggu mas Budi jemput, sebenarnya aku bohong kak..mas Budi gak pernah jemput.Aku sering berkelana sendirian..entah ke mall..entah ke kafe..sekedar habiskan waktu..karena Mas Budi tak ada waktu untukku.."

Ani mengaku sejak menikah dengan Budi..baru bicara sebanyak 3 kali dalam 1 tahun.

"Kalau di rumah, kami asyik dengan dunia masing-masing. Aku sibuk balas2 pesan di BBM..kadang aku online di laptopku

..sampai ketiduran..Mas Budi juga sama.., dia online BBM terus atau asyik uplek-uplek di Laptopnya..nyoba software baru lah..download aplikasi lah..macam-macam..kita di rumah gak pernah bicara, kak. Percaya gak, kalo kita justru komunikasi di rumah pakai BBM. Padahal kita kan satu rumah,satu kamar malah"

"Kalo kuajak bicara, mas Budi cuma jawab heemmm....aja..kadang malah gak dengar saking asyiknya online. Akhirnya aku kirim BBM, eh baru dijawab di BBM."

"Kalo makan malam, kita emang duduk satu meja kak..tapi mas Budi asyik BBM sama teman2nya..dan aku asyik juga urusin BBM grup kantor dan ngobrol sama teman2..Kita duduk semeja, makan bareng..tapi masing-masing bicara dengan orang lain..."

"Aku dan mas Budi gak pernah bicara. Sekali-kalinya bicara itu bisa dihitung kak. Sepanjang pernikahan kami, cuma 3 kali. Pertama, waktu habis resepsi nikah..waktu malam pertama. Kedua, itu waktu adiknya mas Budi dirawat di rumah sakit dan minta bantuan biaya dari kami. Yang ketiga, waktu aku minta cerai dan bicarakan gono gini."

Ani menangis dalam pelukan Tanteku sambil mengakhiri kisahnya. Niatnya sudah mantap bercerai dengan Mas Budi, si ahli IT yang dulu dikaguminya itu.

Sebelum mengakhiri percakapan, Ani juga menambahkan.."Kemarin, istrinya teman Mas Budi juga curhat sama aku, kak. Kondisinya mirip rumah tanggaku..dia juga sudah nggak tahan,mau cerai juga.."

Apakah ini fenomena baru yang menimpa ibukota? Pasangan bercerai gara-gara masing-masing keasyikan BBM? Keasyikan dengan dunia online-nya sendiri-sendiri?

Kisah ini adalah kisah nyata yang sungguh sangat tragis. Semoga kita semua bisa mempelajari dan memetik hikmahnya.

Terimakasih buat yang sudah membaca kisah Mbak Ani. Semoga kegagalan rumah tangganya menjadi peringatan buat kita semua. Mari kita sama-sama batasi diri dari dunia online..janganlah keasyikan pada dunia maya menjauhkan orang terdekat dari kehidupan kita. Penyesalan itu tak ada gunanya...!!!...
 
Salam sukses selalu
A'an

2 comments:

salasiah said...

iya ya pak sekarang suami istri kebanyakan pada sibuk urusan masing2, mungkin termasuk kita..suami sibuk mencari nafkah dan istri sibuk mengurus rumah tangga

salasiah said...

iya ni pak tanpa sengaja kadang kita dan pasangan kita juga terjebak dengan hal seperti ini..apalagi bagi pasangan yang tidak mengerti hak dan kewajibannya..yang suami sibuk mencari nafkah dengan alasan untuk membahagiakan dan mensejahterakan keluarganya sedangkan istri sibuk mengurus rumah tangga, shopping, travelling, arisan pengajian dengan alasan mau menambah wawasan keluarga..so cocok donk lagu agnes monica yang berjudul "Teruskanlah" saya numpang nyanyi reffnya aja ya pak..
"Kuhidup dengan siapa, kutak tahu kau siapa, kau kekasihku tapi, orang lain bagiku...
kau dengan dirimu saja, kau dengan duniamu saja, teruskanlah, teruskanlah kau begitu"
so, apa pendapat anda???

POLLING TEMPAT ACARA ALUMNI ITTIHAD'94 MOHON KESERIUSANNYA

CARI ARTIKEL LAIN

TEKNIK

More on this category »

KEHIDUPAN

More on this category »

PEKERJAAN

More on this category »