Thursday, October 31, 2013
0
Dalam kehidupan kita akan selalu dihadapi dengan berbagai pilihan sikap , bargagai reaksi yang kita pilih dengan bermacam macam sikap dan tingkah laku , ada yang memang sikap dasar bawaan kita ada pula sikap yang kita kamuflase dan disembunyikan untuk alasan tertentu .
Di lingkungan keluarga , tempat tinggal dan pekerjaan termasuk organisasi , kita cendrung berhadapan dengan berbagai tingkah laku orang lain yang tentunya sangat beragam dalam menghadapi masalah , ada yang meng-counter habis habisan , apa pula yang arogan , ada pula yang diam dan tidak bereaksi terhadap serangan dan masalah .

Pagi ini saya sempat tertegun dengan sebuah kutipan dari Imam Safi'i di DP BBM teman yang berbunyi " Apakah kamu tidak melihat , Singa ditakuti lantaran dia pendiam ? , sedangkan anjing dibuat permainan lantaran suka mengonggong ? ".
Ada dua sikap berlawanan yang disebutkan diatas , Pendiam dan suka berkoar koar .
Dari dua sikap yang berlawanan ini jelas terlihat bahwa pendiam lebih susah ditebak kemana arah fikirannya sedangkan orang yang berkoar koar akan cendrung kelihatan arah dan maksudnya.

Sikap Diam

Adalah sikap yang susah ditebak , karena kita tidak tahu apa yang difikirkan , direncanakan , dan akan dilakukan . Sikap ini sangat misterius dan memerlukan jiwa yang sabar dan penuh kehati hatian terhadap masalah , sikap ini akan menganalisa dampak dan akibat yang akan diterima jika membuat suatu reaksi terhadap masalah , diam dan penuh kehati hatian membuat lawan akan berfikir untuk menyerang karena takut menjadi bumerang bagi dirinya maupun kelompok . Bukankah diam itu emas ?
Orang pendiam akan kelihatan kharisma dan disegani kawan maupun lawan , tetapi bukan bermakna tidak ada solusi dan berdiam diri , tetapi diam dan tenang dan menganalisa dan kemudian baru bertindak . Dan sebaik baik diam adalah diam dan bertindak , bukan diam tapi tidak bereaksi dan punya solusi , ibarat singa berburu , diam diam dan menyergap .

Berkoar koar

Adalah sikap yang bermakna negatif yang cendrung mengedepankan emosi dan arogan , senggol sedikit lansung ngoceh tak karuan , sikap ini seperti yang disampaikan Imam Safi'i , akan menjadi permainan dan bulan bulanan orang lain , selalu jadi bahan cemo'ohan dan pada akhirnya ditinggalkan bak kata pepatah " tong kosong nyaring bunyinya " , blaffing tanpa dasar yang kuat . Orang yg bersikap demikian cendrung akan kelihatan arah dan maksud yang diomongi mengakibatkan orang lain akan mencemo'oh dan mempermainkan dirinya , semakin di pancing akan semakin emosional dan ngoceh sepuas hati , sipendengar bukannya takut malah memancing terus , dan pada akhirnya apa yg ada dibenaknya terbongkar semua karena terbawa sikap emosional tadi , seperti kutipan Imam Safi'i " sedangkan anjing dibuat permainan lantaran suka menggonggong " , tidak ada nilai simpatik dalam diri seorang yang arogan .
Dalam acara Talk Show atau diskusi di acara televisi swasta antara kubu yg berlawanan baik pertai politik , debat kasus dan sebagainya , kita akan bereaksi mencemo'oh ataw menertawakan reakasi orang yg kerkoar koar penuh emosi bukan ? Walaupun yang disampaikan benar tetapi karena cara menyampaikan salah , reaksi pendengar akan mengatakan itu bohong dan mengada ada . Benar tidak ?
Temans , sikap yang kita ambil dalam menghadapi masalah hendaknya penuh dengan perhitungan dan pertimbangan , jangan asal bicara dan berkoar koar penuh emosi sehingga kita tidak dapat mengontrol informasi yang akan kita sampaikan pada orang lain .

" Lebih baik menjadi singa dari pada menjadi seekor anjing "
Share jika anda setuju :)


Salam sukses
ANNUHSI ǁ™ᵃᵃᶰ™ǁ TSA










0 comments:

CARI ARTIKEL LAIN

TEKNIK

More on this category »

KEHIDUPAN

More on this category »

PEKERJAAN

More on this category »